Showing posts with label khas. Show all posts
Showing posts with label khas. Show all posts

Sunday, November 13, 2016

[Resep] Kerupuk Kuah Sate





Download resep di sini : Kerupuk Kuah Sate



Sumber gambar klik di sini
Kerupuk kuah sate atau juga dikenal dengan nama Kerupuk Leak merupakan jajanan khas di Sumatera Barat. Kalau berkunjung ke Bukittinggi, ada banyak pedagang yang menjualnya di sekitaran Jam Gadang, tempat wisata paling banyak dikunjungi di kota ini. Kerupuk kuah sate ini terdiri dari kerupuk lebar yang terbuat dari singkong (bisa juga gunakan jenis kerupuk lain, tapi jangan kerupuk yang cepat lunak), diatasnya ditabur bihun goreng dan kemudian disiram dengan kuah sate. Kalau tidak ada bihun goreng bisa langsung makan kerupuk yang disiram kuah sate saja.


Pagi ini ponakan-ponakan saya pulang dari pantai sambil membawa dua bungkus besar kepuruk singkong. Pas ngeliatnya yang langsung kebayang adalah bikin kuah sate buat teman makan kerupuknya. Kebetulan juga sarapan pagi hari ini adalah bihun goreng. Akhirnya setelah ngecek bahan, langsung terjun ke dapur buat bikinnya.

Cara membuat kuah satenya sederhana saja. Walaupun seperti terlihat menggunakan banyak bahan tapi semua itu merupakan bahan-bahan dapur harian yang biasa dipakai.



Bahan :

1. 1 bungkus kerupuk singkong yang agak lebar
2. 50 gr tepung beras
3. 1 batang daun bawang, iris serong
4. 2 batang daun seledri, iris halus
5. 1 lembar daun salam
6. 2 lembar daun jeruk
7. 1 lembar daun kunyit, ukuran kecil
8. 1 batang serai, memarkan
9. 1/2 sdm cabe merah giling
10. 800 ml air kaldu daging (bisa ganti dengan air + penyedap rasa sapi)
11. Garam secukupnya
12.Minyak untuk menggoreng secukupnya
13. 1/4 sdt merica
14. 1/4 sdt ketumpar

Haluskan :
1. 3 butir bawang putih, ukuran sedang
2. 5 butir bawang merah
3. 1 cm jahe
4. 1 cm lengkuas
5. 1 cm kunyit


Cara Membuat

1. Panaskan minyak, masukkan bumbu yang sudah dihaluskan, cabe merah giling, merica dan ketumbar. Masukkan juga daun salam, daun jeruk, daun kunyit dan serai. Tumis hingga harum.

2. Masukkan sekitar 700 ml air kaldu (sisakan 100 ml untuk dicampur dengan tepung beras), tambahkan garam, daun bawang dan seledri, masak hingga mendidih.

3. Encerkan tepung beras dengan sisa air yang disisihkan. Jangan sampai menggumpal.

4. Setelah kuah mendidih selama beberapa waktu, masukkan sedikit demi  tepung beras yang telah diencerkan sambil diaduk cepat agar tidak menggumpal. Jangan masukkan dulu semua tepungnya, cukup sedikit demi sedikit hingga tercapai konsistensi kuah yang diinginkan.

5. Biarkan kuah yang mulai mengental mendidih selama beberapa menit sambil sesekali diaduk agar tidak hangus dibagian bawahnya. Angkat dan dinginkan sedikit sebelum disiram ke kerupuk.

7. Siapkan kerupuk, taburkan bihun goreng diatasnya kemudian siram dengan kuah sate. 


Nah, inilah salah satu jajanan khas Ranah Minang. Enak, murah dan juga sangat mudah dibuat :)


Download resep di sini : Kerupuk Kuah Sate

Sunday, June 21, 2015

[Resep] Asam Pedas Ikan




Asam pedas ikan merupakan salah satu masakan khas Sumatera Barat, terutama bagi penduduk yang tinggal di daerah pesisir atau berdekatan dengan laut.

Masakan ini merupakan salah satu masakan yang paling sering dibuat di rumah saya. Praktis hampir setiap minggu keluarga saya membuat masakan ini, karena ikan merupakan salah satu protein wajib yang harus ada persediaannya dirumah kami.

Karena saya tinggal di Kota Padang dimana salah satu sisi kotanya berbatasan dengan laut, maka ikan yang paling sering saya gunakan untuk  masakan ini adalah ikan laut. Paling sering sih menggunakan ikan sisik (tuna) atau ikan capa (ikan karang).

Yang unik dari masakan asam pedas ikan di daerah saya ini adalah penggunaan daun ruku-ruku yang menimbulkan aroma sangat wangi dan rasa yang unik pada ikan. Daun ruku-ruku ini hampir mirip dengan daun kemangi, karena mereka berasal dari keluarga yang sama, tetapi memiliki aroma yang lebih keras dan harum dibandingkan kemangi. Apabila kemangi enak dimakan mentah dan dijadikan lalapan, daun ruku-ruku tidak begitu.

Daun ruku-ruku ini sangat susah ditemukan diluar Sumatera Barat. Duluuuu, saat masih bekerja di Pekanbaru, saya cukup beruntung karena ibu kos mempunyai tanaman ini didepan rumahnya. Jadi tiap mau bikin masakan ini tinggal metik daunnya sambil lewat (tapi udah minta ijin lho... :D )

Pernah ketika mengunjungi adik saya di Batam, saya menggunakan daun kemangi untuk masakan ini. Rasanya tetap enak, tetapi aroma yang dihasilkannya kurang nendang.

Biasanya masakan ini tidak menggunakan tomat, tetapi saya sering menambahkan tomat karena pernah menonton acara Heston Blumenthal yang mengatakan bahwa tomat adalah salah satu bahan alami yang mengandung rasa umami. Jadi untuk mengurangi pemakaian penyedap, saya lebih sering menggunakan tomat untuk membuat masakan terasa lebih enak :)

Sewaktu masih di rumah lama, di halaman rumah kami ada sebatang pohon asam tunjuk atau yang dikenal juga dengan nama belimbing wuluh atau belimbing sayur. Usia pohon ini sama dengan usia saya. Dan karena sangat rajin berbuah, biasanya kami menggunakan asam ini dalam masakan ini. Tetapi sejak pindah, akhirnya kami menggunakan asam kandis karena mudah di stok. Pernah saya menggunakan perasan air jeruk nipis untuk masakan asam pedas ini, tetapi hasilnya terasa kurang memuaskan bagi saya.

Pada beberapa daerah, masakan ini tidak menggunakan kunyit. Tapi di rumah saya menggunakan kunyit karena warna merah masakan akan terlihat lebih cerah.

Dan bila masakan ini bersisa, pada keesokan harinya ikannya bisa di goreng dan kuahnya dikentalkan dengan minyak sisa penggorengan ikan hingga kecoklatan. Dan jujur saja, ikan sisa yang digoreng ini rasanya malah lebih enak dari masakan asalnya. Hehehehe...

Nah, bagi yang sudah tidak sabar, ini dia resep masakan Ikan Asam Pedas ala rumah saya :)


Bahan:

300 gr ikan tuna, potong-potong ukuran sedang

1 buah tomat, potong-potong

3-4 keping asam kandis (bisa diganti dengan belimbing sayur/wuluh)

½  genggam daun ruku-ruku (bisa diganti dengan daun kemangi)

2-3 sdm cabe merah giling (bisa ditambah atau dikurangi sesuai selera)

2,5 gelas air

1 lembar daun kunyit ukuran sedang

1 lembar daun limau ukuran sedang

1 batang serai, memarkan

Garam secukupnya

Haluskan:

3 siung bawah putih

5 siung bawang merah

2 ruas jari jahe ukuran sedang

1 ruas jari lengkuas

1 ruas jari kunyit


Cara Pembuatan:

1. Panaskan air, masukkan bumbu yang dihaluskan, cabe, asam kandis, serai dan daun-daun. Didihkan selama beberapa menit sampai aroma cabe tidak lagi terlalu pedas/mentah dan kuah sedikit berkurang.

2. Masukkan ikan, tomat, garam dan daun ruku-ruku.

3. Masak sampai ikan matang.

4. Sebaiknya didiamkan dulu selama beberapa saat sebelum disajikan agar bumbu semakin menyerap ke ikan.


Nah, mudah saja  membuatnya kan?

Secara keseluruhan, proses pembuatan masakan ini hanya membutuhkan waktu kurang lebih setengah jam saja. Apalagi ikan lebih cepat matang daripada sumber protein lainnya.

Karena kemudahan cara pembuatan masakan inilah yang membuat masakan ini sering dibikin dirumah saya. Tinggal masukkan semua bahan dan kemudian duduk santai saja sampai masakan ini matang. Hehehehe...